Select Page

::anjrahuniversity.com:: Pelajaran mahal, sangat mengesankan, dan kesempatan tarbiyah yang mengharukan ketika berkesempatan sharing plus berbagi motivasi bersama para tuna netra melalui outbond. Awalnya sempat bingung dan bahkan di awal-awal membuat design training perlu banyak browsing, gimana sih menyelenggarakan training bagi para tuna netra. But Alhamdulillah, air mata kebahagiaan dan segalanya berjalan lancar sampai training selesai.

Training Indoor dan Outdoor harus saling mendukung

Secara umum, training di bagi dua sesi, sesi indoor dan sesi out door. Keduanya dibuat saling mendukung satu sama lain. Sesi indoor mendukung muatan materi dengan adanya sesi unfreeze mental block bahwa tuna netra lemah, ndak bisa mandiri, ndak bisa berprestasi dan aneka mental set negatif yang berasal dari diri maupun orang lain. Sesi indoor itu kemudian dikuatkan dengan anek sesi outdoor baik yang semakin memantapkan bahwa walaupun tuna netra “Saya Bisa, Saya juga berhak Sukses, Saya juga Bisa lulus Kuliah, dan sebagainya” dengan berbagai tantangan game outbond yang harus diselesaikan.

Luar biasa, Sensasional,,

Semua peserta lebur dalam kepercayaan diri, Saya pAsti bisa, saya pasti sukses.

Semua game outbond di libas habis.

FIlosofi dasar pertuni Tat Swam Asi

Yang paling menggores di dalam 4 hari itu adalah aku benar-benar merasakan filosofi yang di jadikan slogan DPP PERTUNI (Persatuan Tuna Netra Indonesia)= “Tat Swam Asi” dari bahasa sansekerta yang  kurang lebih artinya “COBA KAMU JADI AKU”.  Ya ceritanya begini, pas sesi malam hari ke dua, payakumbu di kasih karunia Allah berupa hujan yang sangat deras. Nah disaat yang begitu, terjadi mati lampu. He ehm,, panitia pada panik karena demikian gelapnya.

di satu sisi,,,

Ya Allah,,

aku kena mati lampu begini saja

sudah hampir tenggelam dalam gelapnya

beginikah ya Allah yang bahkan sejak lahir mereka tunanetra

yang bahkan untuk bercermin saja, tidak mampu melihat indahnya wajah karuniaMu.

Allahu Akbar, semoga aku lebih bisa mensyukuri nikmat penglihatan dari Mu ya Rabb. He ehm,, jadi semakin semangat untuk share semangat membagi motivasi melalui sarana outbond pada tunanetra– tunanetra yang lain. Lebih-lebih saat empat hari lima hari dengan Mr. Irwan, trainer tuna netra yang memiliki segudang prestasi dari mitra netra, ya Allah,, Anjrah pun bisa, anjrah pasti lebih sukses! Bismillah..

 baca juga: Outbond Tunanetra bermuatan leadership