Select Page

anjrahuniversity.com – Luka hati dan segala gejolaknya demikian berbeda dari pada sekedar menyemprotkan cairan pembersih ke dalam closet yang kotor. Kalau closet mau kotor bagaimana, wujudnya nyata dan besar kemungkinan bisa dibersihkan dalam waktu yang tidak lama.

La masalah hati, masalah berkaitan dengan rasa yang demikian abstrak di diri, ketika terkotori mau membersihkan pakai cairan khusus apa ben cepet, juga belum ada yang bisa menghasilkan instan. Selangkah demi selangkah sudah dilakukan ikhtiar melupakan luka yang dilakukan mantan pacar, begitu ketemu, jadi bangkit lagi rasa sakitnya.

Masak harus begini terus?

Memang ada beberapa Cara Melupakan Mantan Pacar yang bisa ditempuh sekaligus sebagai langkah terapi secara kontinyu ‘memperbaiki’ luka itu. Pertama bisa menempuh langkah pemaafan. Memaafkan juga bagian dari terapi yang menyembuhkan luka hati yang ditorehkan mantan pacar. Kita katakan kepada diri kita, Misal,

“Ya Allah, Alhamdulillah atas segala yang kau takdirkan atas diri hamba, Hamba rela, hamba bersyukur, hamba berserah kepadaMu. Aku maafkan (sebut nama) yang kau pilih sebagai sarana bagiku mengajarkan banyak hal-hal bermanfaat, salah satunya dari nyerinya hati sekarang ini. Aku maafkan (sebut nama) karena MU, Ikhlash,, IKhlash.. Ikhlash”.

Memaafkan memungkin hati lebih merasa lega. Lebih merasa lepas dari segala beban batin. Sebab dalam elemen kemarahan dalam diri yang belum muncul maaf, sadar tidak sadar justru memacu diri tetap terikat dengan objek marah, objek dendam, objek kebencian. Secara sadar bisa jadi biasa-biasa saja, hanya saja alam tak sadar dalam diri secara jujur masih terus ‘memikirkannya’.

Memaafkan, akan melepaskan segala yang mengganjal. Melepas amarah. Melepas dendam. Melepas kebencian. Sehingga hati terasa lebih ringan.

Setelah memaafkan, iringi dengan ikhlash. Sadari sepenuhnya bahwa kita tidak bisa 100% menyalahkan dia. Kita akui secara hukum aksi reaksi, bahwa tiada aksi kecuali juga sebab telah munculnya reaksi. Dia (si Mantan) berperilaku demikian bisa jadi juga bermula dari perilaku kasarnya kita atau sebagainya. Di satu sisi lain, dalam kacamata iman, Dia hanyalah sekedar ‘alat’ dari Allah subhanahu wata’ala, yang digunakanNya menegur diri kita.

Cara memaafkan mantan pacar

Waktu bagus untuk memaafkan

Maka ikhlaskan, kembalikan segala Sesuatunya pada Allah. Ambil rasa syukur, sebagaimana Mario Teguh pernah memberikan point of view yang bagus begini:

Mengapa?
Oh, dia membuatmu jatuh cinta,
dan setelah leleh hatimu
dalam harapan indah bersamanya,
dengan santai dia mengabaikanmu
bak boneka perca yang usang dan lusuh.
Memang tak terperikan
pedihnya pengabaian oleh orang
yang kau cintai,
tapi bukankah ini sebuah berkah
bahwa dibukakan keasliannya
yang keji sekarang,
dan tidak nanti
saat engkau tak mungkin selamat
dari pengkhianatannya?
Bersyukurlah

Pilihan bisa melupakan mantan  sekarang atau nanti, ada pada diri Anda

Aku tahu, prosesnya menemukan cara paten penyembuhan masing-masing orang memang butuh waktu. Proses yang ditempuh bisa jadi dengan tetap tidak melupakannya, hanya mengeliminasi segala titik pandang negatif yang muncul saat bertemu dengannya. Bisa dengan merubah submodalitiesnya atau yang lainnya.

Lebih-lebih objek (Si Mantan) demikian ‘memukul’ Anda. Berkali-kali hati Anda di koyak-koyak olehnya. Bahkan ketika sudah berulang kali objek (Si Mantan) diberi kesempatan memperbaiki diri, justru melukai lagi-dan lagi. Atau saat diri kita sudah demikian tertata, dia hadir lagi dan hadir lagi.  Good Luck. semoga Cara Melupakan Mantan Pacar diatas bisa bermanfaat. Yasarallahu umorokum Bi khoirin wa barokah.