Select Page

:: ono ono Bae dot com:: Minuman berenergi kian hari kian beragam ditawarkan diberbagai media di indonesia. Padahal, tahu kah Anda? sebagian besar dari minuman berenergi itu sangat berbagahaya. Sebuah studi yang dirilis di jurnal kesehatan Pediatrics, minuman energi yang mengandung kafein tinggi serta taurine, guarana dan ginseng bisa menyebabkan stroke dan kematian mendadak.

Anak-anak tidak perlu minuman energi

Dalam penelitian sebuah kelompok dokter Amerika mendorong anak-anak dan remaja menghindari minuman berenergi dan hanya diperkenankan mengkonsumsi minuman olahraga dalam jumlah yang terbatas.

“Anak-anak tidak perlu minuman energi, karena banyak mengandung zat stimulan kafein dan lainnya yang tidak bergizi dan dibutuhkan untuk anak-anak,” kata Dr Holly Benjamin, dari American Academy of Pediatrics.

“Anak-anak mungkin akan lebih rentan terhadap isi minuman energi daripada orang dewasa,” katanya.

Kandungan kafeinnya tiga kali lebih banyak dari pada cola

minuman berenergi mengandung kafein tiga kali lebih banyak dari satu kaleng minuman cola. Bahkan beberapa ditemukan yang mengandung lima kali lebih besar. Biasanya, konsumen yang kebanyakan orang muda ini minum lebih dari satu kaleng minuman energi, beberapa juga mencampurnya dengan alkohol.

Benjamin menambahkan, meskipun tidak ada kasus yang banyak terkait bahaya langsung terkait dengan minuman berenergi, stimulan dapat mengganggu irama jantung dan dapat menyebabkan kejang pada kasus yang sangat jarang terjadi.

Efek Buruk Minuman berenergi bagi Anak-anak

Lebih lanjut, Benjamin menjelaskan efek minuman berenergi baru-baru ini, ia melihat seorang anak laki-laki berusaha 15 tahun dengan gangguan attention deficit hyperactivity yang datang ke rumah sakit dengan kejang setelah minum dua botol Mountain Dew, minuman ringan mengandung kafein.

“Tragis! Dan mungkin Anda tidak pernah tahu efeknya sampai sejauh itu. Ini jelas sebuah kekhawatiran yang terjadi saat ini,” lanjut Benjamin.

Minuman energi, terutama di Inggris dan Amerika, lekat dengan orang muda. Menurut sebuah penelitian lain, tujuh dari 10 remaja secara reguler minum minuman energi. Sejumlah perusahaan yang memproduksi memang membidik pasar orang muda, caranya rajin beriklan di berbagai ajang olahraga.

Minuman berenergi memicu berbagai penyakit

Sejumlah dokter dari Departemen Anak di University of Miami yang melakukan penelitian ini menyatakan, minum minuman energi secara teratur bisa memicu diabetes, jantung yang abnormal, membuat mood jadi jelek dan perilaku menyimpang.

“Bagi anak, juga bisa mempuat hipertensi, detak jantung tidak normal dan kematian mendadak,” tulis seorang peneliti.

Benjamin menyarankan, anak-anak sebaiknya banyak mengkonsumsi air untuk memuaskan dahaga mereka. Jika mereka kebetulan menjadi muda atlet berlatih keras, minuman olahraga mungkin bisa membantu juga, karena mengandung gula. Semoga para pembaca bisa mengambil manfaat dari paparan mengenai bahayanya minuman berenergi.

sumber: gayahidup.inilah.com/read/detail/1559572/astaga-minuman-energi-ternyata-berbahaya