Selamat Datang di Anjrah University. Blog tempat berbagi banyak hal mengenai kehidupan, inspirasi, pengalaman, serta pemikiran Anjrah Ari Susanto mengenai banyak hal. Selamat Menikmati semoga memberi banyak manfaat buat Anda. Makasih Sudah Berkunjung - Anjrah Univesity

With or Without Woman [also Bo'ys] I am Heppy, Oke?

tips nggak gampang marah cowok cewek marah sms nggak di balas

Kemarin habis jalan sama dua temen, kebetulan cewek, yang dua duanya sudah punya pacar masing-masing. Tiada misi apa-apa selain reunian ketemu kawan yang sudah lama nggak jumpa. Dulu, kitanya satu SMA, sering bareng dalam beberapa ekskul. Hal menariknya adalah saat aku cermati perilaku salah satu pacar teman saya itu.

Setuju pacaran dong?
nggak, aku sama sekali nggak setuju..

Bagaimana ndak jadi bahan pembicaraan bagi kami, pacar si temenku itu baru aja SMS, SMS lagi. Baru balas,langsung balas lagi. Batinku, dasar pacaran masih baru beberapa waktu tu pasti [pacaran masih baru biasanya gitu] atau memang dasar kepribadian pasangan do’i mksa-maksa dan harus . Anak muda bilang, Daya posesifnya masih sangat tinggi. Sekedar share aja, kalau pas sedang begini lalu putus, alamat potensi sakit hatinya akan sangat nyelekit. Lo, kog malah bahasa ke situ…

Fokusku pada ungkapan temenku,
“La kalau nggak dibalas marah owk dianya”

Ehm,aku garis bawahi perkara pribadi terus terang itu urusan masing-masing. Ni aku nulis disini, juga ndak ada motif menyindir atau apa, aku juga nggak nyebut inisial atau ciri fisik tertentu, buat share persepsi aja bagaimana salah satu perilaku manusia.

Pertanyaan Usilku

Ungkapan “La kalau nggak dibalas marah owk dianya” itu menarik. Nebak nebak aja si, dari pernyataan itu ada satu pihak yang kurang nyaman ‘dalam arti sebenarnya’. Kurang nyaman dari perilaku ‘mengharuskan membalasa’ SMS yang dikirim oleh lawan SMSnya. Dari situ sekaligus memancing beberapa persepsi pikir:

  1. Emang manusia asik kalau dipantau terus? di intai? bahkan oleh yang blm resmi jadi suaminya? (pomaneh nek resmi)
  2. Emang kalau selalu tau kegiatan pacar itu lantas mau apa? mau jadi CCTV Man/ CCTV Girl? Mau melebihi malaikat yang diutus ‘buat nyatat’ setiap amal manusia? hehehe,, kali aja
  3. Emang kerjaan kita cuman mbalesin SMS-SMS dia? nggak ada aktivitas menarik dan pribadi kita yang asli buat diri kita sendiri? padahal sebenarnya si pengSMS juga memiliki kemerdekaan untuk melakukan aneka aktivitas pribadinya itu
  4. Emang kalau udah jadi pacar, si pacar semuanya adalah milikmu? Suka-suka yang nerima SMS dong mau dibalas atau nggak.
  5. Si pengirim SMS apa juga nggak ada kerjaan lain selain nungguin balasan SMS itu? memang kalau nggak dapat balasan SMS juga langsung masuk UGD? waduh, kehidupannya nggak asik banget.. dan lain sebagainya.

SMS MINDSET yang ‘Sehat’

Karena memang mindset awal menyayanginya ‘yang keliru’ kalau dari persepsiku. Konsepsnya masih pakai konsep menyayangi jaman jadul dulu, bahwa keberadaan pasangan hidup itu buat saling isi mengisi (ah dari sini keknya juga muncul kenapa banyak yang blm nikah dah pada hamil, “saling mengisi” thetot salah nyambung) satu sama lain. Persepsiku, mirip itu hanya saja fokus pada bahwa kalau kita mencintai seseorang itu konsepnya, kita kelebihan cinta, lalu dibagikan. Kita kelebihan kebahagiaan, lalu dibagikan.

Bukan kesepian lalu kita punya pacar agar nggak kesepian.

Bukan kita kurang bahagia lalu pengen punya pacar agar bahagia.

Singkatnya, bisa nggak yang dalam kondisi berpacaran itu tetep masih pegang prinsip with or without woman  i am heppy [buat cowok], atau with or without man  i am heppy[buat ceweknya]. Jadi nuansanya, mereka ketemu bawaannya sudah heppy, bukan menunggu saling menemui buat cari heppy.

Marah karena ‘Over Analitis’

tips nggak gampang marah cowok cewek marah sms nggak di balas

with or without woman we must be heppy

So, mau SMS dibalas kek, mau enggak kek. Nggak perlu kita overanalitis. Ah ni cewek atau cowok nggak mbales SMSku lagi jalan sama orang lain. Ah ni cowok udah menurun rasa cintanya ama gue. Wah kesetiaannya perlu dipertanyakan nih, SMS aja ndak dibalas. Barangkali ada kepentingan lain, ada apa, ada itu, yang sifatnya positif. Lalu lala lali itu alias aneka analisa yang kadang paranoid sendiri.

Itu Cuman SMS Guys!
Lagian kalau lu tau juga apa?
Kalau lu dikasih tau tipu-tipu juga mau apa?
Ah mudah mudahan pada ngerti apa yang aku maksudkan.Lagian kalau udah jodoh juga nggak bakal kemana. Mau rajin dibalasa SMSnya, mau sekarang lagi pacaran sama orang lain, mau apa – mau itu. Huff… hahaha,, Biarin aja… Buat pacar cowok inget ni,”with or without woman  we must be heppy“. Wallahu a’lam
Wait, aku baru aja bikin area buat curcol sama konsultasi. Ya, itu aku pikir jadi solusinya daripada kadang panjang lebar mau curcol nggak ada temen hehe,, Mampir dan Semoga jadi area PHK = Pusat Henti Kegalauan Klik Di SINI.
———————–
**&&^*^*(^ ada unek-unek habis baca? komen-komen aja di bawah
**&&^*^*(^ Suka? ketonjok sama artikel ini? boleh kog di like atau dihare ulang hehe,,

No Responses

Leave a Reply

What is 6 + 5 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING, jawab pakai angka aja langsung (so we know that you are a human) :-). Makasih.
68 queries. 0.720 detik.